Penguatan IHSG diprediksi akan kembali berlanjut pada hari ini. Investor mendapatkan momentum penguatan bursa-bursa utama dunia untuk kembali melakukan aksi beli selektif.
Berita-berita fundamental ekonomi masih akan mempengaruhi pergerakan IHSG. Meski belum lepas dari awan kelabu, setidaknya masih ada optimisme terhadap kinerja emiten-emiten di bursa.
Pemberlakukan sistem klasifikasi barang dan pembebanan tarif pajak impor atau bea masuk atas barang impor memukul industri obat-obatan, yang 90% bahan bakunya impor.
Produsen terigu Bogasari terpaksa menahan terigu impor di pelabuhan karena tak sanggup membayar bea masuk senilai Rp 100 miliar. Ini mengancam ketersediaan terigu di Indonesia akibat kenaikan tarif bea masuk.
IHSG secara teknikal mulai kembali rebound namun, masih rawan koreksi dan belum sepenuhnya kuat untuk melanjutkan penguatan. Berita-berita fundamental ekonomi akan berpengaruh besar terhadap pergerakan IHSG.
Cuaca buruk dan ekstrem yang terjadi belakangan ini tak hanya mengganggu pasokan komoditas pangan saja. Baja pun ikut terkena imbas negatifnya. Hal ini bakal mendongkrak harga baja di 2011 sebesar 11-23%.
IHSG secara teknikal mulai kembali rebound. Meski masih diliputi awan ketidakpastian namun, secara fundamental saham-saham pilihan masih memiliki prospek cerah.
Usaha pemerintah untuk menekan harga pangan yang melonjak tinggi belum kelihatan. Sampai saat ini harga cabai masih tinggi, bahkan masih ada yang menyentuh Rp 100 ribu per kg.