"Keputusan berani ini akan menjadi contoh bagi yang lain... Sekarang setelah proses pengakuan dimulai, Rusia berada di depan semua orang," kata Muttaqi.
Rusia tidak mengesampingkan pengerahan rudal nuklir untuk merespons rencana Amerika Serikat (AS) menempatkan senjata konvensional jarak jauh di wilayah Jerman.
Dugaan plot pembunuhan menargetkan CEO Rheinmetall, produsen senjata terbesar Jerman yang menyediakan peluru artileri dan tank ke Ukraina, berhasil digagalkan.