detikNews 1 Anggota Saracen Adalah Sri Rahayu Penghina Jokowi Sri Rahayu Ningsih adalah orang yang pernah mengunggah posting-an yang menghina Presiden Joko Widodo. Rabu, 23 Agu 2017 18:19 WIB
detikNews Sindikat Saracen Dibayar Puluhan Juta untuk Sebarkan Isu SARA Polisi tidak menjelaskan kepada siapa proposal itu diajukan. Pihaknya sedang mendalami temuan tersebut. Rabu, 23 Agu 2017 15:18 WIB
detikNews Sindikat Saracen Punya Ribuan Akun untuk Sebar Isu SARA Akun-akun tersebut akan beroperasi sesuai dengan yang diperintahkan pemesan. Rabu, 23 Agu 2017 14:28 WIB
detikNews Sebar Kebencian Bernuansa SARA, Grup Saracen Diciduk Polisi Tiga orang grup 'Saracen' ditangkap polisi. Mereka ditangkap karena kerap menyebarkan postingan ujaran kebencian bernuansa SARA di akun media sosial. Rabu, 23 Agu 2017 13:19 WIB
detikNews Muslimah Malaysia Jadi Sasaran Serangan Brutal di Medsos Ketika gadis Malaysia berusia 15 tahun mencuitkan mimpinya untuk menjadi PM perempuan pertama, ia langsung dilecehkan di dunia maya karena tidak memakai hijab. Selasa, 22 Agu 2017 13:49 WIB
detikNews Polisi: 'Ringgo' Hina Jokowi dan Kapolri di FB Pakai Wifi Ilegal Dalam pemeriksaan sementara, Farhan diketahui menggunakan akun palsu dengan nama 'Ringgo' dan wifi ilegal. Senin, 21 Agu 2017 19:26 WIB
detikNews 'Ringgo' Ngaku Hina Jokowi dan Kapolri Atas Kemauan Sendiri Farhan alias Ringgo tidak puas dengan kinerja pemerintah hingga menghina Jokowi dan Kapolri atas kemauan sendiri. Senin, 21 Agu 2017 19:19 WIB
detikNews 'Ringgo' Penghina Jokowi Jago Bahasa Inggris dan Prancis Farhan Balatif (18) alias Ringgo dikenal pintar. Belajar melalui internet, dia dapat menguasai bahasa Inggris dan Prancis. Senin, 21 Agu 2017 18:42 WIB
detikNews Kisah 'Ringgo', Penghina Jokowi yang Sesumbar Kebal Hukum Caci maki hingga kalimat tak pantas dilontarkan Farhan lewat akun Facebook Ringgo, entah apa salah Jokowi terhadapnya. Minggu, 20 Agu 2017 08:37 WIB
detikNews NU Sebut Video Ujaran Kebencian Anak-anak Demo Sekolah 5 Hari Hoax Dia melihat ada oknum-oknum tertentu yang sengaja memprovokasi massa aksi. Senin, 14 Agu 2017 18:25 WIB