Kepala IKN Nusantara Bambang Susantono menyatakan sampai saat ini telah menerima 167 dokumen komitmen awal atau letter of intent untuk investasi di IKN.
"Banjir ini banjir laten, tadi beberapa anggota DPR juga ada yang dari Kalimantan menyampaikan bahwa dari tahun 1970-an itu banjir karena itu dataran rendah,"
"Jangan berpikir besar-besar terus. 1 tahun nggak ada progres Pak. Padahal kalau kita bangun Istana jadi Pak, 1 tahun," kata anggota Komisi II DPR Riswan Tony.
Kepala Otorita IKN Nusantara Bambang Susantono mengungkapkan pejabat eselon I ke bawah yang bekerja di OIKN belum dibayar upahnya selama berbulan-bulan.
Kepala Otorita IKN Bambang Susantono menjelaskan progres pertanahan dan tata ruang kepada Komisi II DPR RI. Dibutuhkan 256 ribu hektare untuk pembangunan IKN.