Hingga menjelang akhir semester I-2012, kredit yang telah cair diberikan kepada 7.000 unit rumah dengan skema pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) bersama Bank Tabungan Negara (BTN) berniat menerbitkan kembali sekuritisasi aset Kontrak Investasi Kolektif-Efek Beragun Aset (KIK-EBA).
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) refinancing KPR Sejahtera (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan/FLPP) Rp 500 miliar kepada Bank Tabungan Negara (BTN)
Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaadmadja menerangkan perseroan hingga Juni 2012 telah menyalurkan kredit Rp 215 triliun, atau naik 10%.
Real Estate Indonesia (REI) mengaku belum berani merealisasikan pembangunan rumah tapak sederhana dan rusun yang tidak lagi satu harga Rp 70 juta per unit.
Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) mencatat baru 7.000 rumah sederhana atau hanya sekitar 3% yang terserap melalui KPR subsidi skema FLPP.
Tidak hanya Singapura yang membuka pintu pemilikan properti asing. Malaysia juga melakukan hal yang sama, bahkan statusnya adalah hak milik dengan periode seumur hidup.