Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo telah melakukan reshuffle pejabat Pemprov DKI secara besar-besaran pada Kamis (14/2) lalu. Jokowi disarankan untuk membuat aturan reward dan punishment yang jelas bagi pejabat DKI.
Gubernur DKI Jakarta, Jokowi hari ini melakukan reshuffle pejabat Pemprov DKI secara besar-besaran. Jokowi berpesan agar para pejabat Pemprov DKI atau Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) ini semuanya harus tetap mengabdi dan memberikan kinerja yang terbaik.
Mantan Menteri Perdagangan yang saat ini menjabat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu menjadi salah satu kandidat untuk menduduki jabatan Dirjen WTO.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memastikan kursi Menpora yang ditinggal Andi Mallarangeng akan diisi kembali oleh kader Partai Demokrat. Ketua DPP Partai Demokrat Achsanul Qosasi menyatakan siapapun kader PD yang ditunjuk SBY sebagai Menpora harus siap.
Presiden SBY belum juga memberi sinyal apakah akan merombak kabinetnya pasca pengunduran diri Andi Mallarangeng dari jabatan Menpora. Meski desakan reshuffle dari sejumlah pihak menguat, tapi kepastian perombakan itu menjadi hak preogatif presiden.
Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo angkat bicara soal reshuffle kabinet yang diisukan akan digelar bersamaan dengan pengisian kursi Menpora. Tjahjo menilai Presiden SBY paham betul menteri yang kinerjanya tidak maksimal.
Wakil Ketua Umum PAN Dradjad Wibowo menyarankan SBY tak perlu lagi mereshuffle kabinet, hanya meminta menteri dari parpol yang tak komit segera mundur jauh-jauh hari sebelum Pemilu 2014.
Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (JK) menilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak perlu melakukan reshuffle kabinet. SBY, menurut JK, cukup menunjuk pengisi kekosongan kursi Menpora.