Konglomerat asal Kalimantan, Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam diisukan akan mengakuisisi saham PT Bank Central Asia Tbk. Isu tersebut beredar di medsos.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut investor yang selama ini tertahan atau nyangkut di saham Rp 50 alias gocap berpeluang untuk keluar atau menjual sahamnya.