Kenaikan harga BBM yang bersamaan dengan hari Kesaktian Pancasila, menandakan tim ekonomi SBY sudah tidak sakti lagi. Tepat dini hari tadi, harga BBM resmi dinaikkan pemerintah.
Untuk mengimbangi kenaikan harga BBM, pemerintah memberikan paket insentif. Paket insentif yang diberikan pemerintah ini dimaksudkan untuk mengurangi dampak kenaikan harga BBM.
Sebagai bagian kompensasi BBM untuk industri, pemerintah menurunkan biaya penanganan peti kemas hingga dibawah US$ 100 per kontainer berukuran 20 kaki.
Kenaikan harga BBM memicu kenaikan tarif angkutan. Tak tanggung-tanggung, Organda mengajukan kenaikan 30 persen. Usul ini pun diprotes Gubernur Sutiyoso.