Peluang Jusuf Kalla (JK) untuk dicapreskan dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dinilai terbuka lebar. Sebab, JK dan pendiri Nasdem, Surya Paloh, diketahui memiliki hubungan cukup dekat.
Keputusan beberapa partai politik besar mendaur ulang capres di Pemilu 2014 mendatang dianggap menutup peluang calon pimpinan potensial lainnya. Ini disebabkan banyak parpol masih menggembangkan tradisi feodal, oligarki dan transaksional.
JK dilirik-lirik partai politik untuk maju sebagai calon presiden untuk 2014. JK mengakui dia punya modal untuk maju pilpres. Tapi dia enggan bicara banyak soal kemungkinan maju di pilpres 2 tahun lagi itu.
Jusuf Kalla (JK) menjadi sosok yang disorot Partai NasDem untuk pemilu presiden 2014. Terkait hal ini JK tidak berkomentar banyak. Dia hanya tertawa lebar sambil mengucapkan terima kasih.
Sosok Jusuf Kalla (JK) dinilai begitu bersinar. Wajar saja Partai NasDem kesengsem kepada JK. Jika suatu hari nanti NasDem memiliki peluang untuk mengusung capres di 2014, sosok JK menjadi sorotan utama.
Mantan Ketua Umum DPP Golkar Jusuf Kalla (JK) menghadiri acara Hari Pancasila yang digelar ormas Nasional Demokrat (Nasdem). Apakah ini artinya JK akan mulai merapat ke partai Nasdem ?
Pendiri Nasdem Surya Paloh akan membicarakan kasus pertikaian anggota Garda Nasdem dengan Marinir secara baik-baik. Surya Paloh memilih jalan damai untuk menyelesaikan kasus tersebut.
Organisasi Massa Nasional Demokrat (Nasdem) memperingati hari lahirnya Pancasila pada 1 Juni di silang Monas, Jakarta Pusat. Puluhan ribu kader Nasdem ikut tumpah ruah di Monas. Lapangan Monas pun membiru!