Alih-alih ingin membina rumah tangga yang harmonis hingga hari tua, Darna Sri Astuti justru harus meregang nyawa karena dibunuh dan dimutilasi oleh suaminya sendiri, Benget Situmorang.
Kotoran sapi ternyata bisa memberi inspirasi untuk sebuah karya ilmiah. Dua pelajar SMAM Babat Lamongan telah membuktikan hal tersebut. Dua pelajar Kota Soto ini berhasil menciptakan pengharum ruangan berbahan kotoran sapi.
Polisi menggelar rekonstruksi kasus mutilasi yang dilakukan oleh Benget dan dibantu oleh Tini. Jalan Bungur tertutup karena sekitar 100 warga memadati lokasi tersebut untuk melihat proses rekonstruksi.
Tim Indonesia Automatic Finger Print Identification System (Inafis) dan Labfor melakukan pemeriksaan di kediaman Benget Situmorang (36) di Ciracas, Jaktim.
Dalam tempo cepat polisi berhasil menguak kasus mutilasi di jalan tol. Seorang tukang soto yang biasa berjualan di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, Benget Situmorang (36), membunuh lalu memutilasi korbannya yang tak lain istrinya sendiri. Berikut kronologinya.
Warga di Jl Bungur Raya sempat mencium bau busuk di rumah Benget, pemutilasi istrinya. Namun Benget berkilah bau itu berasal dari ayam yang dipotong untuk jualan soto.
Polisi telah meringkus Benget Situmorang (36), penjual soto yang memutilasi istrinya, Darna Sri Astuti. Tetangga Benget menyebut pria kurus itu selingkuh dengan Tini, yang ikut membuang jasad Darna.
Pelaku mutilasi yang membuang korbannya di jalan tol Cawang, Benget Situmorang (36), dibekuk polisi saat sedang berjualan soto Lamongan. Pagi ini, kios tersebut menjadi tontonan. Sementara bahan-bahan soto masi tertata rapi.
Benget Situmorang (36) akan dites kejiwaan. Pelaku mutilasi atas Darna Sri Astuti, istrinya sendiri ini akan diperiksakan kondisinya ke dokter. Tersangka dengan sadis memotong istrinya dan membuangnya di tol.