detikNews
Lily Wahid: Freeport Diduga Bayar Aparat US$ 14 Juta
Anggota Komisi I Lily Wahid mengaku mendapat informasi PT Freeport Indonesia merogeh kocek hingga US$ 14 juta untuk mengamankan aset-aset mereka di Timika.
Rabu, 26 Okt 2011 21:18 WIB







































