Hingga kini angka stunting balita di Indonesia masih tinggi, berkisar 35%-40%. Perlu kebijakan penanggulangan yang lebih tegas dari pemerintah termasuk pemda.
Isu seputar susuk kental manis (SKM) yang ramai belakangan ini sebenarnya bukan isu baru di Indonesia, tapi sebuah isu lama yang sudah puluhan tahun muncul.
Sama seperti susu kental manis, minuman sari buah juga kerap dapat cibiran. Sari buahnya tak seberapa justru gulanya yang disebut-sebut sangat tinggi. Benarkah?
Susu kental manis jadi sorotan karena kandungan gulanya yang tinggi. Untuk memudahkan konsumen membaca tabel nutrisi, BPOM mengusulkan tabel warna-warni.
Susu Kental Manis jadi kontroversi karena kandungan lemak dan gulanya lebih dominan. YLKI menyebut minuman sari buah juga sama, kadang lebih banyak gulanya.
YLKI angkat bicara soal penggunaan kata 'susu' dalam produk susu kental manis. Masuk akal jika penggunaan kata 'susu' dihilangkan agar tak menyesatkan konsumen.
Ketua DPR Bambang Soesatyo angkat bicara soal kontroversi susu kental manis. Bamsoet meminta masyarakat tidak mengonsumsi susu kental manis untuk sementara.