detikHealth
Penulis 'Saatnya Aku Belajar Pacaran' Minta Maaf, Tapi Dinilai Tidak Cukup
Buku psikologi remaja 'Saatnya Aku Belajar Pacaran' jadi kontroversi di media sosial. Buku tersebut dituding mengajarkan perilaku seks bebas karena secara eksplisit membolehkan remaja berpacaran untuk melakukan hubungan intim atau ML.
Rabu, 04 Feb 2015 17:36 WIB







































