Pabrik minyak goreng yang mengemas ulang dengan merek MinyaKita di Bogor memproduksi hingga 8 ton sehari. Keuntungan yang diperoleh mencapai Rp 600 juta/bulan.
Pabrik migor yang mengemas ulang dengan merek MinyaKita di Sukaraja, Bogor, terbongkar. Pabrik ini terbongkar berkat kolaborasi Polres Bogor dan Kementan.
Kejakgung perlu membuktikan berapa kerugian aktual negara dari dana kompensasi akibat praktik impor yang bermasalah dan apa hubungannya dengan tuduhan oplos BBM
Polisi mengatakan perusahaan bernama CV Rabbani Bersaudara mulanya memproduksi minyak bermerek Guldap. Namun, karena sepinya peminat, mereka mencatut Minyakita.