Wapres Boediono menilai langkah negara-negara ASEAN Regional Forum (ARF) menangani dampak bencana sebagai satu kelompok sangat tepat. Targetnya. kemampuan merespons bencana secara cepat.
Heran, di tengah duka gempa-tsunami Jepang, masih ada orang jahat yang mengkreasi kabar bohong terkait ledakan PLTN Fukushima di Jepang. Kabar bohong itu misalnya ancaman hujan asam di Malaysia dan Indonesia.
Wakil Presiden Boediono hari ini dijadwalkan membuka simulasi penanganan bencana gempa bumi dan tsunami di Manado, Sulawesi Utara. Latihan bersama ini disebut ASEAN Regional Forum Disaster Relief Exercise (ARF-DiREx) 2011.
Indonesia tergolong negara yang rawan bencana gempa bumi dan gelombang tsunami. Karena itu, masyarakat di daerah pesisir pantai perlu terus menerus dilatih menghadapi ancaman kedua jenis bencana mematikan tersebut.
Bencana rupanya datang mendahului. Karena itu, perwakilan Jepang yang semula hendak ambil bagian dalam simulasi penanganan gempa dan tsunami di Manado, Sulawesi Utara (Sulut), akhirnya pulang kembali.
Tsunami yang melanda Prefektur Miyagi dan sekitarnya di Jepang, pada 11 Maret, mirip tsunami yang menghentak Aceh pada 26 Desember 2004. Tsunami di kedua wilayah ini serupa tapi tidak sama.
Walaupun diterjang gempa berlanjut tsunami dengan skala masif, infrastruktur internet di Jepang sepertinya hanya sedikit terpengaruh. Kesimpulan ini disampaikan oleh perusahaan monitoring internet, Renesys.
Nasib WNI di Jepang setelah gempa berkekuatan 9 SR masih terus dicari. Informasi terakhir, ada empat WNI yang berprofesi sebagai ABK di kapal penangkap ikan Maguro hilang.
Negara tetangga Filipina juga terkena dampak akibat tsunami di Jepang yang menewaskan hingga ratusan orang. Negara yang dipimpin oleh Beniqno Aquino itu juga diterjang tsunami, mulai 30 ketinggian centimeter hingga 1 meter.