detikFinance Lunas! 51% Saham Freeport Punya RI "Disampaikan bahwa saham PT Freeport sudah 51,2% sudah beralih ke PT Inalum dan sudah lunas dibayar," kata Jokowi. Jumat, 21 Des 2018 16:39 WIB
detikFinance Jonan dan Big Bos Freeport ke Istana Lapor soal Pembelian Saham Direktur Utama Freeport McMoRan Richard Adkerson menyambangi Istana negara, Jakarta. Jumat, 21 Des 2018 15:18 WIB
detikFinance Bos Inalum ke Kantor Jonan, Bahas Freeport? Direktur Utama PT Inalum (Persero) Budi Gunadi Sadikin mengunjungi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) hari ini. Jumat, 21 Des 2018 14:11 WIB
detikFinance Usul BPK: 10% Saham Freeport untuk Papua Dibayar Pakai Dividen BPK menyarankan agar 10% jatah saham Pemprov Papua tidak dilakukan dengan penyetoran modal, tapi dengan pemotongan jatah dividen setiap tahunnya. Rabu, 19 Des 2018 15:33 WIB
detikFinance Mau Bayar Saham Freeport, Inalum Selesaikan Izin Ekspor Seiring menunggu pelunasan saham PT Freport Indonesia oleh Inalum, urusan perizinan ekspor juga sudah diselesaikan. Jumat, 14 Des 2018 14:30 WIB
detikFinance Bos Inalum: Ada yang 'Benturkan' Inalum dengan Gubernur Papua Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Budi Gunadi Sadikin menilai ada yang ingin membenturkan pihaknya dengan Pemprov Papua. Senin, 10 Des 2018 15:14 WIB
detikFinance Bos Inalum Mau Berantas Oknum Karyawannya yang 'Minta Uang' Dirut Inalum Budi Gunadi mengatakan, belum lama ini ada salah satu oknum karyawan Inalum yang meminta uang kepada vendor perusahaan. Senin, 10 Des 2018 12:40 WIB
detikFinance Inalum Gandeng KPK, Berantas Korupsi di Tubuh Holding BUMN Tambang Inalum bersama KPK hari ini menggelar sosialisasi pencegahan praktik korupsi dan gratifikasi. Senin, 10 Des 2018 12:20 WIB
detikFinance Jokowi Pastikan Saham Freeport Dibayar Tahun Ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan pembayaran saham PT Freeport akan dibereskan tahun ini juga. Senin, 03 Des 2018 12:50 WIB
detikFinance Kenapa Inalum Pilih Terbitkan Surat Utang untuk Akuisisi Freeport? Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan alasan pihaknya menerbitkan obligasi global ketimbang pinjaman perbankan. Kamis, 22 Nov 2018 15:13 WIB