Polisi mengungkap sosok pria HR (42) yang berteriak ancaman bom di Lion Air rute Jakarta-Kualanamu. pria itu rupanya pernah dirawat di rumah sakit jiwa (RSJ).
Polisi mengungkap alasan pria berteriak ancaman bom di pesawat Lion Air rute Jakarta-Kualanamu. Pelaku sempat tiga kali melontarkan terkait ancaman bom.
Seorang peneliti menggali tanah di Ninoshima, untuk mencari tulang-tulang manusia sisa korban bom atom Hiroshima. Dia ingin menguburkan tulang itu dengan layak.