Pencarian pesawat Cessna yang hilang kontak kembali dilakukan. Hari ini, 3 helikopter dan 2 pesawat kecil jenis fix wing dikerahkan untuk mencari keberadaan pesawat yang diisi 3 orang tersebut.
Setelah sempat dihentikan semalam karena kondisi yang tidak memungkinkan, pencarian korban pesawat jenis Cessna C 172 Skyhawk kembali dilanjutkan pagi ini. Pencarian dilakukan pihak Sekolah Nusa Flying International School, Basarnas dan TNI AU.
Keluarga Kapten Partogi, salah satu awak pesawat Cessna 172 yang hilang terus mendaraskan doa. Keluarga menyimpan harap, Tim Basarnas segera menemukan seluruh penumpang Cessna dengan selamat.
Pencarian korban pesawat jenis Cessna C 172 Skyhawk pada hari kedua dihentikan sementara. Hari yang sudah gelap dan keterbatasan alat menjadi alasan penghentian pencarian.
Kesimpangsiuran keberadaan pesawat Cessna yang hilang kontak semakin membuat keluarga Agung Febrian ketar-ketir. Keluarga hanya berharap agar pesawat ditemukan dan siswa PT Nusa Flying International tersebut selamat.
Apa yang terjadi dengan pesawat latih Cessna milik Nusa Flying International masih misterius. Namun diduga, pesawat yang berisi satu instruktur dan dua siswa itu melenceng dari jalur yang semestinya.
Hingga kini keberadaan pesawat Cessna milik PT Nusa Flying School yang hilang kontak masih misterius. Ada kabar bahwa pesawat yang ditumpangi tiga orang itu berada di Wanayasa, Subang.
Sudah sekitar 30 jam pesawat latih Cessna milik Nusa Flying Internasional School hilang kontak. Hingga kini, pesawat belum juga ditemukan. Informasi terakhir, pesawat berisi tiga orang itu terdeteksi di dekat Gunung Kerenceng.