Demokrat (PD) menganggap judicial review AD/ART di MA sebagai teror di siang bolong. Ironinya, menurut Demokrat, hukum yang dijadikan alat untuk meneror.
Yusril merasa reaksi Andi Arief dan Rachland bak jurus dewa mabuk. Yusril mempersilakan jagoan hukum PD turun tangan, seperti Amir Syamsudin dan Benny K Harman.