Dengan merek bisnis Sayra, Surmiyati mengembangkan produknya hingga menembus pasar ekspor. Namun, perjalanan Surmiyati tidak semudah membalikan telapak tangan.
Investasi properti komersial di Asia Pasifik tumbuh 23% YoY pada 2024, mencapai US$ 131,3 miliar. Sektor perkantoran dan logistik jadi primadona bagi investor.
Kehadiran Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) diharapkan mampu menjadi katalis positif bagi kinerja pasar modal dalam negeri.
Krakatau Baja Industri ekspor 5.000 ton baja Cold Rolled Coil ke AS. Ini menunjukkan kualitas produk Indonesia di pasar global dan dukungan hilirisasi industri.
OH!SOME adalah toko ritel dari perusahaan China yang menawarkan produk fesyen hingga gaya hidup. Ternyata, gerai paling banyak tersebar di Indonesia lho!
Setiap tahun, jutaan penumpang melintasi berbagai bandara di Asia Tenggara. Berikut bandara yang mencatatkan angka lalu lintas penumpang tinggi di wilayah ini.