Saya sambut itikad baik pihak kantor penjualan tiket Citilink di Bekasi. Tetapi, hingga saat ini saya menghubungi Bapak Tony beliau mengatakan belum ada kabar dari Citilink mengenai refund money ticket saya. Ini sudah lebih dari sebulan.
Apakah seperti pelayanan Citilink-Garuda Indonesia? Yang notabene masih satu grup dengan maskapai terbaik Indonesia saat ini. Saya harap Citilink bisa segera memberikan tiket saya. Atau kalau tidak sanggup kembalikan saja uang saya.
Ternyata full refund yang dijanjikan tidak dipenuhi. Malahan saya dibebani fee sebesar AUD250 untuk cancellation fee. Saya jadi bingung. Sebenarnya siapa yang mau cancel? Pada awalnya saya hanya meminta agar Garuda mengganti title.
Saya harus menghubungi ke mana untuk menyampaikan keluhan ini? Saya harap pihak Lion Air bersedia menghubungi saya dan mengembalikan kelebihan bayar transaksi tersebut. Semua bukti transaksi sudah saya kirim via email. Terima kasih.
Suporter Indonesia yang ingin menyaksikan secara langsung pertandingan fase grup Piala AFF 2010 di Jakarta sudah bisa memesan tiketnya mulai hari Rabu (24/11/2010) besok. Di mana, berapa harganya?
Wakil Presiden (Wapres) Boediono sore ini memimpin rapat khusus mengenai keselamatan transportasi udara dan laut. Rapat tersebut menghasilkan delapan keputusan penting.
Saya kecewa. Bukan dengan petugas layanannya tapi dengan Manajemen Lion Air yang telah meluncurkan layanan online. Sistemnya masih belum mendukung. Tiga lembar tiket hilang hanya karena kesalahan kecil yang semestinya bisa ditoleransi.
Ground Staff menunjukkan peraturan yang tertera di ticket. Saat itu saya tidak menggunakan kaca mata baca jadi percaya saja. Setelah tadi saya iseng membuka e-ticket di inbox tertera hanya peralatan olah raga yang dikenakan extra charge.