Anggota Komisi VII DPR asal FPAN Alvin Lie mengaku sudah mengambil dana penyerapan aspirasi masyarakat Rp 35,5 juta. Dia mengaku siap untuk mempertanggungjawabkannya.
Jumlah kursi tidak sebanding dengan anggota DPR yang hadir dalam rapat paripurna pengesahan RUU PA. Kontrasnya, pengunjung rapat justru menyesaki balkon, termasuk 'Cut Nya Dien'!
Sebelum UU Kewarganegaraan disahkan, warga keturunan banyak menerima perlakukan tidak adil. Ada yang dipingpong dan dilecehkan saat mengurus Kitas. Duh!