Anda suka lapis legit? sirop kayu manis? atau spekulas? Makanan yang dibubuhi kayu manis ternyata mampu untuk menjaga kadar gula darah dalam darah. Jadi, jangan takut untuk mengkonsumsi rempah yang harum semerbak ini.
Melihat Pak William membuat Nasi Kismis ala Yaman terlihat sangat gampang. Bau rempah yang ditumis harum menggelitik hidung, benar-benar mengundang selera. Kami pun harus berkali-kali menelan air liur. Kesempatan istimewapun datang. Mencicipi Nasi Ksimis buatan pak William yang hangat mengepul. Rasanya? Hmm... sedap!
Variasi ayam goreng memang tak kunjung habis. Tapi ayam goreng yang satu ini memang memuaskan. Ukuran ayamnya sedikit lebih besar, luarnya garing, bagian dalamnya lembut gurih. Belum lagi taburan kremes yang sangat royal. Dengan cocolan 3 macam sambal plus nasi uduk yang gurih, 3 potong ayam gorengpun ludes sekejap!
Pagi cerah dan udara hangat. Keceriaan mengiringi perjalanan kami ke Cianjur. Menelusuri kebun teh, mencicipi teh Walini yang harum plus dodongkal yang pulen wangi. Semangat dan antusiaspun berlanjut saat berebut nasi berureum seungit yang hangat mengepul. Semuanya licin tandas berikut ayam honje dan semur jengki. Raos pisan euy!
Makanan Palembang tak terbatas pada empek-empek tetapi masih ada brengkes tempoyak, pindang patin, pindang ikan baung yang tak kalah lezat. Di resto ini semua bahan diimpor dari kota asalnya, diracik oleh orang Palembang. Jangan heran kalau kami kalap menyantap hidangan serba lezat itu, meskipun harus terengah-engah, huah...huah... kepedasan!
Sinetron 'Si Manis Jembatan Ancol' sudah puluhan waktu berlalu, namun gemanya belumlah hilang. Beberapa pengunjung Ancol penasaran mencari jembatan legendaris itu.
Meskipun tanpa telur, kue kering klasik gaya Amerika ini dijamin memuaskan pencinta cokelat. Adonan cokelat dengan paduan chocolate chip plus kacang mete cincang. Rasanya renyah, manis sekaligus gurih.
Jika di Bogor ada soto Bogor dan di Bali ada bebek goreng Bali. Nah, di Cianjur juga ada bubur ayam Cianjur yang gurih dan enak. Penasaran kami pun berniat ingin 'mengadu'-nya dengan bubur Sukabumi yang juga tak kalah kondang. Hmm... tak hanya enak, kedua bubur ayam tersebut juga diracik unik dengan sentuhan yang berbeda. Karenanya kami pun langsung meluncur ke Cianjur untuk membuktikannya sendiri!!