Seperti diprediksi, Rupiah terus melemah terhadap dolar AS. Pada penutupan perdagangan hari ini (8/6/2007), Rupiah berada di level 9.090 per dolar AS, melemah lebih dari 200 poin dibanding pada saat pembukaan perdagangan pagi tadi.
Pelaku pasar diprediksi akan mengurangi investasinya di Rupiah karena melihat Rupiah tak lagi sanggup menguat terhadap dolar AS. Pagi ini (8/6/2007), Rupiah ditransaksikan di kisaran 8.865-8.879 per dolar AS.
Rupiah diprediksi tak lagi garang terhadap Dollar AS krn investor menunggu sentimen positif. Pagi ini (6/6/2007), Rupiah ditransaksikan di level 8.793-8.807 per dolar AS.
Sesuai perkiraan, pergerakan Rupiah pada akhir pekan ini diprediksikan pada kisaran yang sempit, dengan kecenderungan melemah. Pada sekitar pukul 16:00 WIB, rupiah melemah tipis pada level 8,750.0 per dolar AS.
HSBC Amanah Syariah memberi pendanaan sindikasi syariah internasional sebesar US$ 50 juta atau sekitar Rp 440 miliar kepada PT Krakatau Steel (persero).
Pergerakan rupiah terhadap dolar AS mengalami koreksi penurunan tipis. Namun meski mengalami koreksi, rupiah tetap dalam posisi sehat. Rupiah kini ada di posisi 8,745 per dolar AS. Sementara, pergerakan rupiah terhadap sebagian kurs valuta asing lain, juga berimbas sedikit terkoreksi tipis.
Tren rupiah terhadap dolar AS masih akan menguat untuk jangka pendek ini. Meski mengalami koreksi, rupiah tetap dalam posisi sehat dan tidak loyo. Koreksi yang terjadi terhadap rupiah dinilai wajar dan bersifat sementara namun bukan menunjukkan pembalikan arah. Rupiah kini ada di posisi 8.710 per dolar AS dan ditransaksikan di kisaran 8.707-8.698 per dolar AS.