detikNews Polisi Cek Isi Mobil Terduga Teroris Penyerang Polda Riau Belum diketahui apakah di mobil itu terdapat bom atau tidak. Rabu, 16 Mei 2018 10:08 WIB
detikNews Terduga Teroris yang Serang Mapolda Riau 8 Orang, 4 Kabur Polisi menyebut ada 8 terduga teroris yang melakukan penyerangan di Mapolda Riau. Dari 8 orang itu, 4 diringkus, sedangkan sisanya kabur. Rabu, 16 Mei 2018 10:02 WIB
detikNews Munsir Bunuh Teman Sendiri, Alasannya Sangat Sepele Munsir Nasution (21) dengan keji membunuh rekannya, Abu Bakar (22), hanya karena dendam. Setelah membunuh, pelaku diringkus pihak kepolisian. Selasa, 15 Mei 2018 15:04 WIB
detikNews Tren Teroris Bawa KTP: London, Paris, hingga Surabaya Dalam aksi terorisme di Surabaya, pelaku tak hanya meninggalkan KTP, tapi juga KK. Apa tujuannya? Selasa, 15 Mei 2018 14:17 WIB
detikNews 3 Keluarga Bomber Surabaya-Sidoarjo Rutin Bertemu di Hari Minggu Rangkaian bom di Surabaya dan Sidoarjo didalangi tiga keluarga. Tiga keluarga ini rutin mengadakan pertemuan setiap Minggu. Selasa, 15 Mei 2018 13:39 WIB
detikNews Temui Novel di KPK, Apa Info Baru yang Didapat Ombudsman? Ombudsman meminta keterangan terkait penanganan kasus teror terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan. Selasa, 15 Mei 2018 13:29 WIB
detikNews Markas Polisi Diteror: Mako Brimob dan Mapolrestabes Surabaya Aksi teror dilakukan di Mako Brimob dan Mapolrestabes Surabaya sangat mengejutkan karena dilakukan dalam rentang waktu yang cukup dekat. Selasa, 15 Mei 2018 07:22 WIB
detikOto Saat Kendaraan Jadi Senjata Teroris Banyak cara yang digunakan teroris untuk melakukan serangan bom. Ada yang menggunakan tas untuk menaruh bom ada juga yang menaiki kendaraan. Senin, 14 Mei 2018 17:45 WIB
detikNews Kapolri Ungkap Motif Bom Surabaya, Serangan Teroris Duren Sawit Hoax Jenderal Tito Karnavian membeberkan aksi serangan bom di Surabaya dan Sidoarjo. Dia menyebut kalau aksi teror itu instruksi dari ISIS. Senin, 14 Mei 2018 17:37 WIB
detikNews JAD dan Aman Abdurrahman Beberapa Kali Serang Polisi Pada Januari 2017, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengategorikan JAD sebagai kelompok di Indonesia yang paling mendukung ISIS. Senin, 14 Mei 2018 16:17 WIB