Indonesia Corruption Watch heran dengan sikap toleran Capres Prabowo Subianto yang akan memberi kesempatan bertobat dan memberi pensiun bagi para koruptor.
Ketum Patai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyebut kampanye akbar Prabowo-Sandiaga tak lazim dan tak inklusif. BPN Prabowo-Sandiaga Uno pun menanggapi SBY.
PPP menyebut adanya bendera PPP yang berkibar saat kampanye Prabowo-Sandi di Sukabumi tak serta merta dinilai ada kader PPP yang hadir di acara tersebut.