Harga minyak dunia makin menggila setelah Amerika Serikat (AS) resmi melarang impor migas dari Rusia. Kondisi ini membuat Pertamina mulai merasakan dampaknya.
AS yang melarang impor migas dari Rusia berdampak pada kenaikan harga minyak dunia. Kondisi ini diprediksi bakal berdampak pada perekonomian Indonesia.
Harga minyak dunia telah melesat sampai US$ 130 per barel. Hal ini menjadi perhatian banyak pihak karena bisa berdampak pada harga BBM di dalam negeri.