Kepala ilmuwan WHO memberikan peringatan soal tren mengkombinasikan dua vaksin dari produsen yang berbeda. Menurutnya, ini bisa menjadi 'tren berbahaya'.
Ketua Banggar DPR RI, MH Said Abdullah meminta pemerintah menyusun skenario terburuk jika kebijakan PPKM Darurat tidak cukup efektif menekan kasus COVID-19.