Jika mendengar nama makanan asal tanah Sunda ini, pasti Anda akan bingung. Tekstur dan warnanya mirip sekali dengan dodol Betawi. Rasanya legit gurih, dan jadi menu wajib untuk mereka yang melakukan upacara tujuh bulanan.
Biasanya orang mengenal kota Kudus karena soto Kudus-nya yang tersohor. Tapi ternyata disana ada juga loh kuliner lainnya yang tidak kalah sedapnya yaitu mie ayam. Menu sederhana yang satu ini bikin lidah ketagihan!
Bolu produksi rumahan asal kota Medan ini memang sudah menjadi buah bibir karena rasanya yang enak. Tak heran jika para pembeli rela mengantri demi mendapatkannya. Apalagi rasanya tambah istimewa karena sertifikasi halal yang sudah dikantonginya!
Mi kuning yang satu ini bentuknya kecil-kecil seperti lidi. Saat dimakan slurpp... langsung meluncur mulus ke tenggorokan. Topping-nya berupa irisan daging sapi yang diiris tipis dan empuk saat dikunyah. Sensasi asam segar dari Mango Tea Cocktail menjadi penutup yang sempurna.
Mampir ke warung kopi ini sebaiknya tak usah mandi dan gosok gigi dulu. Kopi tubruk yang wangi mengepul siap dihirup. Tentu saja sambil makan bistik kentang, bubur ayam, katupe sayur atau mi pangsit. Bisa baca koran sambil angkat kaki. Wuihh... pagipun terasa indah dan segar!
Pasta Italia mempunyai beragam bentuk, salah satunya adalah spaghetti. Spaghetti bisa diolah menjadi beragam masakan lezat, terutama bila dipadu dengan makanan laut.
Bertambah satu lagi tempat hang out di Jakarta yang patut Anda kunjungi. 'Mad for Garlic', adalah restoran spesialis makanan Italia dari Korea dengan konsep interior serta menu unik.
Jika suka hidangan Jepang yang berkuah hangat, mampir saja ke tempat ini. Mi ikan pokchoy yang hangat lezat plus isian yang komplet pasti bikin ketagihan. Ditutup dengan kiddy coins pancake, yang manis legit dengan topping potongan buah segar yang nikmat!
Di hari kedua ini kami kembali ke Ben Tanh Market. Masih ada sudut lain dari kawasan perbelanjaan tradisional itu yang belum sempat kami datangi karena begitu besar dan lengkapnya pasar ini.