Jabatan beragam diobral di Keraton Agung Sejagat. Dari lurah hingga menteri, resi hingga gubernur. Untuk mengisinya harus setor Rp 3 juta sampai Rp 30 juta.
Berlagak raja di Purworejo dengan mendirikan Keraton Agung Sejagat, ternyata 2-3 tahun terakhir Toto Santoso tinggal di kontrakan sembari usaha angkringan.
Toto dan Fanni jatuh bangun mendirikan kerajaan Keraton Agung Sejagat di Purworejo. Bolak balik ditolak di Yogyakarta, mereka mengubah strategi bahkan menyamar.
'Raja' Keraton Agung Sejagat seolah punya jejak di berbagai daerah mulai dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga dataran tinggi Dieng. Bagaimana kisahnya?