Presiden Israel Isaac Herzog meminta Presiden Uni Emirat Arab menggunakan "kekuatan politiknya" untuk membantu membebaskan semua orang yang disandera Hamas.
Sedikitnya 17 sandera asal Thailand, yang dibebaskan oleh Hamas usai berminggu-minggu ditahan di Jalur Gaza, telah mendarat di Bangkok pada Kamis (30/11).
Salah satu sandera wanita Israel yang dibebaskan Hamas mengaku sempat bertemu dengan pemimpin kelompok itu, Yahya Sinwar, saat ditahan di terowongan Gaza.
Hamas mengungkapkan siap membebaskan semua tentara Israel yang mereka sandera di Gaza, untuk ditukarkan dengan seluruh tahanan Palestina di penjara Israel.