Lebih dari 10 ribu orang ditangkap dalam unjuk rasa yang digelar di berbagai wilayah AS, untuk memprotes kematian pria kulit hitam bernama George Floyd.
PM Inggris Boris Johnson mengutuk pembunuhan George Floyd, warga kulita hitam AS yang tewas setelah lehernya ditekan dengan lutut polisi yang menangkapnya.
Bagi negara-negara yang menjadi sasaran kritik AS karena dianggap melanggar hak-hak demokrasi, kasus George Floyd memberikan peluang untuk membalikkan keadaan.