Untuk menggelar layanan 5G dengan menggunakan frekuensi 2,3 GHz, operator seluler yang menghuni spektrum tersebut harus mengakuisi frekuensi milik Berca.
Menurut pemerintah, ada dalang yang menggerakkan demo besar-besaran tersebut. Bahkan, pemerintah mengklaim tahu persis siapa yang mensponsori demo tersebut.
Jutaan buruh yang tersebar di berbagai daerah direncanakan akan menggelar aksi mogok nasional selama tiga hari (6-8 Oktober) untuk menolak RUU Cipta Kerja.