detikNews Polly Bantah Punya Pistol yang Dikeluarkan BIN Pollycarpus menyangkal memiliki senjata api yang izinnya dikeluarkan BIN. Dia bahkan menyangkal memiliki pistol. Jumat, 10 Des 2004 16:27 WIB
detikNews Polri Konfirmasi ke BIN soal Pistol Pollycarpus Mabes Polri mengkonfirmasikan kepada BIN soal izin kepemilikan pistol pilot Garuda, Pollycarpus, terkait kematian pejuang HAM, Munir. Jumat, 10 Des 2004 15:38 WIB
detikNews Kapolri Enggan Jelaskan Soal Pistol Pollycarpus Kapolri Jenderal Pol Dai Bachtiar enggan menjelaskan kepemilikan pistol Pollycarpus Budihari Priyanto yang mendapatkan izin dari BIN. Jumat, 10 Des 2004 11:25 WIB
detikNews KPK Layangkan Surat Minta SBY Berhentikan Sementara Puteh KPK sudah melayangkan surat kepada Presiden SBY untuk memberhentikan sementara Gubernur NAD Abdullah Puteh yang mendekam di bui karena kasus korupsi. Rabu, 08 Des 2004 10:34 WIB
detikNews Tantangan BIN Selidiki Mengapa Seseorang Jadi Teroris Menhan menyatakan, tantangan terberat BIN dalam perang melawan terorisme adalah mencari tahu mengapa seseorang ingin menjadi teroris. Rabu, 08 Des 2004 10:15 WIB
detikNews Syamsir Siregar Resmi Kepala BIN Presiden SBY melantik Mayjen (Purn) Syamsir Siregar sebagai Kepala Badan Intelijen Negara menggantikan Letjen Purn AM Hendropriyono. Rabu, 08 Des 2004 09:48 WIB
detikNews TNI Sambut Baik Penunjukan Syamsir Sebagai Kepala BIN Panglima TNI meminta masyarakat tidak mempermasalahkan sipil atau militer yang menjadi kepala BIN. TNI menyambut baik penunjukan Syamsir. Selasa, 07 Des 2004 13:51 WIB
detikNews Syamsir Siregar Kepala BIN Presiden SBY menunjuk Mayjen (Purn) Samsir Siregar sebagai Kepala BIN menggantikan Hendro Priyono. Pelantikan akan dilakukan Rabu (8/12/2004) besok. Selasa, 07 Des 2004 11:10 WIB
detikNews Rapat dengan 10-an Anggota Meski dilanda kisruh, DPR tetap berusaha keras untuk bekerja, mencoba mengimbangi SBY. Tapi peserta rapatnya hanya 10,15, atau 27 orang saja. Senin, 08 Nov 2004 11:35 WIB
detikNews Raker Pemerintah-Komisi DPR Batal, RDPU Jalan Terus Meski DPR sudah mengarah ke perdamaian,namun belum ada pejabat pemerintah yang "bersedia" menghadiri raker yang digagas komisi-komisi DPR. Senin, 08 Nov 2004 10:16 WIB