AS mengidentifikasi tiga publikasi online yang diarahkan oleh dinas intelijen Rusia yang menyebar informasi keliru soal vaksin Corona buatan Pfizer dan Moderna.
Amerika Serikat menyetujui penggunaan vaksin buatan Johnson and Johnson yang cukup sekali suntik. Sejumlah pihak yakin vaksinasi akan berjalan lebih cepat.