Berpuasa di Belanda dalam masa studi, jauh dari keluarga serta makanan favorit, budaya dan cuaca yang sangat berbeda, merupakan suatu tantangan bagi keimanan, semangat, ketahanan fisik dan mental.
Saya ingin berbagi pengalaman saya di Belanda, menjalani kehidupan sehari-hari sebagai muslim di Belanda. Merupakan tantangan tersendiri menjalani kehidupan sebagai muslim di negara di mana muslim menjadi minoritas.
Gerda Leliana Lahenda kadang tinggal di Pondok Indah Jakarta Selatan, kadang di Gunung Putri Bogor. Oleh pembantu, ia dikenang sebagai perempuan baik dan sangat perhatian.
Yuli Hastini, sudah hampir 7 tahun menetap di Belanda. Lebaran kali ini Yuli sekeluarga berniat pulang kampung ke Solo untuk merayakannya bersama keluarga besar. Namun nasib menentukan lain. Pesawat yang ditumpanginya, Malaysia Airlines MH-17, ditembak jatuh di Ukraina.
Puasa di mana kita menjadi minoritas membuat saya menyadari bahwa ditengah-tengah kesendirian, Ukhuwah Islamiyah justru tampil sebagai penawar dengan begitu berkilaunya.
Kincir angin biasanya identik dengan Belanda. Tapi siapa sangka, kincir angin tertua ternyata bukan berasal dari Negeri Tulip tersebut, melainkan dari Iran.
'Juara Tanpa Mahkota', sekali lagi julukan tak mengenakkan itu kembali harus dibawa pulang oleh Belanda, pasca kekalahan dari Argentina di semifinal. Bukan akhir menyenangkan bagi Oranje yang mengawali turnamen dengan manis.