Tidak hanya mengundang tentara asing asal Iran atau Korut, Rusia dilaporkan mengajak pemberontak Houthi dari Yaman untuk ambil bagian dalam invasi di Uraina.
Sekretaris Dewan Keamanan Rusia, Sergeo Shoigu, mengatakan negaranya ingin mempererat hubungan dengan para pemimpin Taliban yang kini menguasai Afghanistan.
Sejumlah pengamat memperingatkan untuk tidak terlalu meremehkan kemampuan militer Pyongyang. Mengapa pasukan Korut berperang untuk Rusia dalam perang Ukraina?
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, meminta mitra Barat untuk memperbarui sistem pertahanan udara negaranya setelah Rusia menembakkan rudal balistik.