Pengemudi ojek online (ojol) di Jember terpaksa mengais rezeki di tengah wabah virus corona. Wawan, sehari-hari narik ojol ditemani putrinya berusia 3 tahun.
Wabah covid-19 berdampak terhadap aktivitas pekerja yang menggantungkan penghasilannya di jalanan, seperti penarik becak, sopir angkutan dan ojek online (ojol).
Selama kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) layanan ojek online (ojol) dilarang mengangkut penumpang. Pihak ojol rela, tapi ada syaratnya.