Hasil penelitian mengungkapkan jika memakai benih cabai yang terserang virus ini nantinya produksi tanaman akan menurun drastis bisa mencapai 50 persen.
Harga cabai di pasaran melonjak mulai Rp 70 hingga Rp 80 ribu/Kg. Dinas Perdagangan Jatim pun melakukan stabilisasi harga dengan menggelar operasi pasar.
Pengecer di Pasuruan harus memutar otak agar tetap bisa menjual cabai rawit merah yang stoknya menipis dan harganya mahal. Begini cara yang mereka lakukan.