Panglima UNIFIL Mayor Jenderal Alberto Asarta Cuevas berkunjung ke Markas Satgas Batalyon Mekanis TNI di Libanon. Cuevas memuji tindakan anggota TNI saat terjadinya kontak senjata antara Libanon dan Israel pada 3 Agustus lalu.
Dua prajurit UNIFIL asal Indonesia yang dehidrasi setelah mencoba menghentikan kontak senjata pasukan Libanon dan Israel pada 3 Agustus ditolong oleh seorang pria, Ismael Aril. Pria Libanon itu mengantar kedua prajurit TNI kembali markas Batalyon Indonesia.
Please, down the gun! Begitu kalimat yang terus menerus dilontarkan oleh dua anggota pasukan UNIFIL asal Indonesia. Dua prajurit TNI tersebut terus berusaha agar kontak senjata antara Israel dan Libanon tidak terjadi. Itulah kejadian pada 3 Agustus 2010 yang menegangkan itu.
International Press Institute (IPI) memberikan penghargaan kepada jurnalis Iran, Akbar Ganji, sebagai peraih penghargaan 'Pahlawan Kebebasan Pers Dunia'. Penghargaan ke-59 oleh IPI ini diberikan kepada Ganji lantaran dia getol menyuarakan kebebasan pers dan persamaan hak di negaranya.
TPM menilai sorotan media Libanon tentang TNI yang melarikan diri dari pertempuran, adalah respon berlebihan. Namun respon berlebihan itu adalah indikasi dari harapan dunia internasional terhadap Indonesia agar mengambil peran lebih besar dalam kasus Palestina.
Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Batalyon Infateri Mekanis TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-D/UNIFIL pada misi UNIFIL di Lebanon Selatan, kembali melaksanakan tugasnya dengan normal pasca-insiden baku tembak antara tentara Libanon dan Israel.
DPR mengapresiasi semangat pasukan TNI dalam misi perdamaian di Libanon. DPR menilai dua prajurit TNI yang dianggap lari oleh media di Libanon layak diberi penghargaan.
2 Personel pasukan perdamaian Indonesia akhirnya gagal mencegah bentrok senjata Israel-Libanon yang menewaskan 5 orang. UN Interim Force in Lebanon (UNIFIL) mengakui pasukan Indonesia ada dalam posisi sulit.