Para taipan dan keluarga konglomerat di Asia Tenggara beberapa waktu terakhir terus meningkatkan investasinya di perusahaan rintisan (startup) teknologi.
Geliat sektor industri manufaktur mulai bangkit kembali. Ini terlihat dari realisasi investasi, capaian ekspor, kontribusi ke PDB hingga kontribusi pajak.