Salah satu objek wisata di Yogyakarta adalah desa wisata Kasongan, Kecamatan Kasihan, sekitar 6 km dari kota Yogya. "Saya rugi Rp 750 juta," kata seorang pemilik toko.
Ribuan warga Bantul mengharapkan bantuan pascagempa terutama untuk membangun kembali rumah mereka. Warga saat ini masih bertahan di depan reruntuhan rumah mereka.
Ratusan rumah yang nyaris roboh di daerah Krapyak, Sewon, Bantul, akhirnya diratakan dengan tanah. Rumah-rumah itu sangat mengkhawatirkan jika ditempati.
Pemerintah segera mencairkan dana bantuan tanggap darurat untuk para korban gempa. Bantuan akan diserahkan secara simbolik, Kamis (1/6/2006) mendatang.
Pascagempa kegiatan ekonomi warga mulai bergeliat kembali. Seperti yang terjadi di Pasar Wedi, Klaten Utara. Sejumlah pedagang terpaksa berjualan di pinggir jalan.
Gempa susulan kembali memunculkan trauma mendalam bagi korban gempa di Yogyakarta. Meskipun getaran kecil, warga panik dan berteriak menyebut lafadz 'Allahu Akbar' sambil memukul kentongan lalu keluar dari tendanya.
Rumah tak ada, harta benda entah ke mana, tak lengkap lagi anggota keluarga. Namun meratap tidak bisa dilakukan selamanya, apalagi karena masih ada yang lebih sengsara.