Dewan Kesenian Blambangan (DKB) Banyuwangi menilai pemilihan kata dukun dan festival santet Perdunu dinilai negatif. Karena kata lambat laun akan berubah makna.
Sebuah pesan berantai mengkampanyekan logo tunarungu yang tersemat pada sebuah masker bedah. Viral dan diapresiasi, tapi tak banyak yang tahu asal-usulnya.