Kelangkaan elpiji yang terjadi dikarenakan adanya penjatahan yang dilakukan Pertamina. Dengan adanya penjatahan, maka jumlah jatah ke agen juga berkurang.
Melambungnya harga sembako serta langkanya kebutuhan pokok seperti minyak tanah (minah) dan gas membuat anggota DPR gregetan. Sejumlah anggota DPR akan mengusulkan interpelasi.
Pertamina mengaku tidak bisa melakukan apa-apa untuk membatasi pengalihan penggunaan elpiji dari 50 Kg ke tabung 12 Kg. Pertamina cuma bisa menghimbau konsumen besar tidak beralih.
Sejumlah wilayah mulai mengalami kelangkaan elpiji 12 kg yang digunakan untuk konsumsi rumah tangga. Terjadi permintaan yang cukup tinggi di luar kebiasaan.
Langkanya elpiji di Kota Kediri mengakibatkan warga harus rela mengantre. Untuk mendapatkan satu tabung elpiji, terjadi antrean hingga mengular sepanjang 500 meter.