Gulai Itiak Lado Mudo di Ngarai Sianok saya rekomendasikan untuk penyuka itik dan makanan pedas. Ladonya pedas & bikin nagih. Bila mampir ke Pasar Ateh, cobalah nasi Kapau di belakangnya. Bukittinggi memang surga untuk para penikmat kuliner tradisional.
Gulai Itiak Lado Mudo di Ngarai Sianok saya rekomendasikan untuk penyuka itik dan makanan pedas. Ladonya pedas & bikin nagih. Bila mampir ke Pasar Ateh, cobalah nasi Kapau di belakangnya. Bukittinggi memang surga untuk para penikmat kuliner tradisional.
Mungkin Anda sering kurang puas karena masakan yang Anda buat tidak memuaskan hasilnya. Warnanya kurang menarik dan rasa kecap dan bumbunya hanya ada di permukaan masakan. Namun, kini ada solusinya!
Di depan Wisma Kalla, gedung termegah terbaru di Makassar (arsitek Baskoro Tedjo lulusan ITB!), terpampang spanduk mengumumkan sebuah restoran yang baru dibuka. Saya pun merasa terundang untuk singgah. Nama restoran itu: Djuku. Dalam bahasa Makassar, djuku berarti ikan.
Ada satu jenis makanan yang tidak akan pernah saya lewatkan bila sedang berada di Makassar, yaitu palubasa. Ditinjau dari sudut peristilahan, dalam dialek lokal palu berarti masakan, sedangkan basa berarti basah. Secara umum, palubasa berarti masakan basah alias berkuah.
Bokabuka berawal dari sebuah kafe kecil. Restoran ini menyebut dirinya sendiri sebagai Les Francais Bistro. Tempatnya sederhana, namun harus diakui bahwa Bokabuka berhasil menyajikan masakan Prancis dalam versi yang cukup autentik.
Kita sudah mengenal beberapa rumah makan yang menyajikan masakan Padang bernuansa Melayu-Deli. Tapi kalau belum mengenal masakan Padang dengan sentuhan Palembang, sudah waktunya Anda singgah ke RM Pagi-Sore.
Puteri Indonesia 2004 Artika Sari Devi termasuk perempuan yang gemar memasak, bahkan sejak usia belia. Ada satu masakan andalan Artika yang disukai anak dan teman-temannya. Apa itu? Pepes nasi. Baru dengar?