Kisah Amar Alfikar sebagai transgender terbilang unik karena ia tumbuh di tengah keluarga pesantren. Ayah Amar seorang kiai, sedangkan ibunya berstatus nyai.
Parlemen Hungaria menyetujui UU yang menargetkan LGBTQ. Aturan ini merupakan senjata terbaru pemerintah dalam mempertahankan nilai-nilai "tradisional".