Gejala flexing dapat dimaknai bukan semata-mata sebagai alat marketing perusahaan, melainkan juga telah menjadi semacam konstruksi sosial baru dalam masyarakat.
Beberapa makanan diciptakan dari hasil eksperimen para produsennya. Setelah dipasarkan, beberapa makanan ini justru dianggap penistaan dan tindak kriminal.
Dibuat dengan tidak biasa, beberapa makanan ini disusun menjadi sangat besar. Bahkan semuanya sudah tercatat dalam buku rekor dunia sebagai makanan terbesar.