Sekretaris DPRD Jatim membantah tudingan 15 anggota dewan tentang pengadaan seragam yang tidak transparan. Karena lelang itu telah diumumkan di 2 media massa.
Lebaran, pimpinan DPRD Jatim boleh menggunakan mobil dinas maupun operasional dewan untuk mudik. Alasannya toh bertemu konstituen di kampung halaman. Hmm...
15 Anggota DPRD Jatim memprotes pengadaan kain seragam senilai Rp 1,2 miliar. Kain seragam berwarna hitam itu dianggap tidak memberikan kebebasan berekspresi.