Rapat Dengar Pendapat antara Komisi VI DPR-RI dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan beberapa direksi BUMN berakhir tanpa ada keputusan final.
Anggota Komisi VI DPR-RI Daniel Lumban Tobing mempertanyakan total utang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang besar. Dia heran, utang besar dibilang aman.
Dilihat dari komposisinya, utang terbesar disumbang oleh BUMN di sektor keuangan dengan nilai Rp 3.311 triliun, dan sektor non keuangan Rp 1.960 triliun.
RDP dibuka oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR Dito Ganinduto pada 15.20 WIB di Ruang Rapat Komisi VI. Membuka rapat, Dito memaparkan perkembangan utang saat ini.
DPR bersama direksi Jasa Marga dan Kereta Cepat Indonesia China, dan kontraktor LRT Jabobedek meninjau sejumlah proyek strategis, salah satu kereta cepat.
"Nggak perlu ditabok, tinggal perintahin Kapolri untuk mengusutnya. Kalau ada pihak kami sebar hoax, proses hukum saja, nggak usah nuduh-nuduh," ucap Andre.