Ketua Dewan Kehormatan Partai Hanura Chairuddin Ismail menilai Hanura di bawah kepemimpinan OSO tak punya branding. Oleh sebab itu, Hanura tak lolos ke DPR.
Pansel hakim konstitusi yang diketuai Harjono menyerahkan tiga nama ke Presiden. Satu nama akan dipilih untuk menggantikan hakim konstitusi I Dewa Gede Palguna.
Hanura menyebut ada upaya menjatuhkan Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketum Hanura. Nama Wiranto disebut-sebut menjadi bagian dari upaya penjatuhan itu.
"Soal survei kan kadang kita juga salah membaca survei. Memang dulu, Pak Jokowi ketika maju sebagai Gubernur DKI surveinya bagus? Nggak juga," kata Bamsoet.